Minggu, 9 Agu 2026

Bangun Reputasi Digital Muhammadiyah, Dosen UM Bandung: Storytelling Kunci Publikasi yang Dipercaya Publik

  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 8
  • print Cetak

Muhammadiyahgoodlife.id, Cirebon — Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan menulis berita tidak lagi cukup sekadar menyampaikan fakta. Setiap konten yang diproduksi organisasi dituntut mampu membangun kepercayaan publik melalui narasi yang kuat, autentik, dan menyentuh sisi emosional pembaca.

Hal tersebut disampaikan Dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Bandung Kelik Nursetyo Widiyanto saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi Muhammadiyah yang digelar Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Jawa Barat di Hotel Grand Lumina UMC, Kabupaten Cirebon, akhir Juli 2026.

Mengawali sesi, Kelik mengajak para peserta merenungkan sebuah pertanyaan reflektif: “Pernahkah kita menyampaikan kabar baik tentang Muhammadiyah, tetapi justru terasa hambar dan tidak ada yang membaca?”

Pertanyaan sederhana itu menjadi pintu masuk untuk menegaskan satu hal penting: publikasi organisasi tidak cukup hanya memuat informasi, melainkan harus mampu menghadirkan cerita yang menarik agar lebih mudah dipahami, diingat, dan dipercaya oleh masyarakat.

Menurut Ketua MPI PWM Jawa Barat ini, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat secara fundamental.

Publik kini tidak lagi sekadar mencari berita yang cepat. Namun, narasi yang relevan, bermakna, dan memiliki kedekatan emosional dengan kehidupan mereka.

Atas dasar itu, dia menilai teknik penulisan berita perlu dipadukan dengan pendekatan storytelling, tanpa mengabaikan kaidah jurnalistik baku seperti unsur 5W+1H.

“Storytelling adalah seni bertutur yang membuat tulisan terasa hidup dan manusiawi. Ketika dipadukan dengan teknik jurnalistik yang baik, pesan organisasi akan lebih mudah diterima dan diingat oleh masyarakat,” jelasnya, seperti dikutip dari laman cirebonmu.com.

Sebagai praktisi media sekaligus akademisi, Kelik menegaskan bahwa publikasi di era digital merupakan bagian integral dari strategi manajemen reputasi organisasi.

Setiap berita, foto, maupun video yang dipublikasikan turut merepresentasikan nilai, kinerja, dan wajah Muhammadiyah di ruang digital.

“Reputasi organisasi tidak dibangun melalui pencitraan semata, tetapi melalui karya nyata yang dikomunikasikan secara baik, konsisten, dan profesional,” tegasnya.

Pelatihan yang diikuti oleh pengurus Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Barat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam mengelola komunikasi digital secara profesional.

Selain memperoleh materi teoretis, peserta juga dibekali praktik langsung, mulai dari penyusunan berita, analisis konten, hingga evaluasi publikasi di berbagai platform digital.

Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah dosen dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) sebagai fasilitator, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Muhammadiyah di ruang digital yang terus berkembang dinamis.

Melalui pelatihan ini, MPI PWM Jawa Barat berharap kader Muhammadiyah di seluruh tingkatan mampu tampil sebagai komunikator organisasi yang andal sekaligus penggerak dakwah digital yang kredibel.

“Kegiatan Muhammadiyah di semua tingkatan harus dikelola secara serius dan dipublikasikan secara optimal. Jangan sampai banyak cerita baik yang tidak pernah diketahui masyarakat,” pungkas Kelik.

Pelatihan Manajemen Reputasi Digital ini menjadi salah satu langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat branding organisasi.

Di samping meningkatkan literasi digital kader, dan menghadirkan informasi Islam yang mencerahkan, kredibel, dan relevan di tengah derasnya arus informasi pada era digital dan kecerdasan buatan (AI).***

  • Penulis: superadmin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Islam dan Budaya: Ritual Keislaman yang Hidup di Tengah Adat Minangkabau”

    “Islam dan Budaya: Ritual Keislaman yang Hidup di Tengah Adat Minangkabau”

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle superadmin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Muhammadiyahgoodlife.id, Bandung — Puluhan wajah, momen, dan ritual lama kembali hidup di sebuah ruangan Galeri Taman Budaya Sumatra Barat, Padang. Sejak 24 Oktober hingga 10 November 2025, budayawan Sumatra Barat Edy Utama menghadirkan Pameran Etnografi Islam di Minangkabau sebagai upaya merekam hubungan sakral antara adat dan Islam yang kini semakin memudar. Pameran ini tidak sekadar […]

  • Monica Subastia Pimpin Nasyiatul Aisyiyah 2026-2030, Bawa Semangat Menyalakan Obor Peradaban

    Monica Subastia Pimpin Nasyiatul Aisyiyah 2026-2030, Bawa Semangat Menyalakan Obor Peradaban

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle superadmin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Muhammadiyahgoodlife.id, SURAKARTA- Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi ditutup oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Salmah Orbayinah. Penutupan tersebut sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian permusyawaratan tertinggi Nasyiatul Aisyiyah yang telah berlangsung sejak 6-8 Agustus 2026. Keputusan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah sekaligus menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) Periode 2026-2030. Dalam amanatnya, Ketua […]

  • Mantan Gitaris Masuk Pesantren, Reza Afdhal Temukan Makna Baru Lewat Musik

    Mantan Gitaris Masuk Pesantren, Reza Afdhal Temukan Makna Baru Lewat Musik

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Muhammadiyahgoodlife.id, Bandung — Pilihan mantan gitaris untuk masuk pesantren kini menyedot perhatian publik, khususnya di kalangan anak muda muslim. Reza Afdhal (26), mantan gitaris band indie Jakarta, memilih meninggalkan gemerlap panggung musik dan menetap di sebuah pesantren sederhana di Bogor. Di sudut pesantren berlantai semen, Reza kerap memetik gitar akustiknya dengan nada lembut. Suaranya jauh […]

  • Ngaji After Office Jadi Ruang Aman Pekerja Muda Bandung untuk Rehat Spiritual

    Ngaji After Office Jadi Ruang Aman Pekerja Muda Bandung untuk Rehat Spiritual

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle superadmin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Saat langit Bandung berubah jingga, hiruk pikuk jalan belum sepenuhnya reda. Namun, sebuah masjid kecil di kawasan Buahbatu menghadirkan suasana berbeda. Satu per satu anak muda datang usai bekerja. Beberapa masih mengenakan ID card kantor, sementara yang lain membawa laptop. Rani (24), karyawan startup, menjadi salah satu peserta rutin. Ia mengaku sering […]

  • Ngaji Online di TikTok Jadi Tren Gen Z, Kreator @tehmei Ajarkan Tahsin dengan Cara Sederhana

    Ngaji Online di TikTok Jadi Tren Gen Z, Kreator @tehmei Ajarkan Tahsin dengan Cara Sederhana

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle superadmin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung – Banyak umat Muslim memandang malam Jumat sebagai waktu yang istimewa. Di berbagai daerah di Indonesia, masyarakat memanfaatkan malam ini untuk membaca Surah Yasin, berdoa bersama keluarga, serta memperbanyak zikir. Karena itu, muncul pertanyaan di kalangan umat: benarkah malam Jumat menjadi momen terbaik untuk memanjatkan doa? Sejumlah ulama menjelaskan keutamaan malam Jumat dalam […]

  • Era Keemasan Islam: Fondasi Ilmu Pengetahuan Dunia Modern

    Era Keemasan Islam: Fondasi Ilmu Pengetahuan Dunia Modern

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle superadmin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Era keemasan Islam menandai masa ketika ilmu pengetahuan berkembang pesat melalui kolaborasi lintas budaya. Pada periode ini, para ilmuwan Muslim tidak hanya menyerap warisan Yunani, Persia, dan India, tetapi juga mengolahnya menjadi fondasi penting bagi sains modern. Cahaya Ilmu di Tengah Dunia yang Gelap Sementara itu, ketika sebagian Eropa masih mengalami stagnasi […]

expand_less