Breaking News
Trending Tags
Beranda » Islampedia » Ngaji Online di TikTok Jadi Tren Gen Z, Kreator @tehmei Ajarkan Tahsin dengan Cara Sederhana

Ngaji Online di TikTok Jadi Tren Gen Z, Kreator @tehmei Ajarkan Tahsin dengan Cara Sederhana

  • account_circle superadmin
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung – Banyak umat Muslim memandang malam Jumat sebagai waktu yang istimewa. Di berbagai daerah di Indonesia, masyarakat memanfaatkan malam ini untuk membaca Surah Yasin, berdoa bersama keluarga, serta memperbanyak zikir. Karena itu, muncul pertanyaan di kalangan umat: benarkah malam Jumat menjadi momen terbaik untuk memanjatkan doa?

Sejumlah ulama menjelaskan keutamaan malam Jumat dalam berbagai kajian keislaman. Mereka menegaskan bahwa Islam memuliakan hari Jumat sebagai hari paling utama dalam sepekan. Oleh sebab itu, malam sebelumnya juga ikut memiliki keistimewaan. Para ulama menganjurkan umat Muslim memperbanyak amalan seperti membaca Surah Al-Kahfi, melantunkan salawat, dan memanjatkan doa.

Meski demikian, para ulama juga menekankan bahwa Allah mendengar doa umat-Nya kapan pun mereka berdoa. Umat Muslim tetap dapat memohon dan mendekatkan diri kepada Allah di setiap waktu. Namun, malam Jumat memiliki nilai tambah karena berkaitan langsung dengan keutamaan hari Jumat.

Selain sebagai waktu ibadah pribadi, masyarakat juga memanfaatkan malam Jumat sebagai momen pembelajaran agama. Banyak masjid dan majelis taklim mengisi malam tersebut dengan pengajian dan kajian keislaman. Melalui tradisi ini, masyarakat menjaga semangat spiritual sekaligus membangun kebiasaan ibadah yang berkelanjutan.

Dengan berbagai penjelasan tersebut, umat Muslim patut memanfaatkan malam Jumat untuk memperbanyak doa dan ibadah. Meski begitu, umat tetap perlu menjaga konsistensi ibadah di hari-hari lain agar kehidupan spiritual tetap seimbang dan berkesinambungan. ***(IK22/Resna)

 

  • Penulis: superadmin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teologi Al-Ma’un Muhammadiyah: Dari Surat Pendek ke Gerakan Sosial Nyata

    Teologi Al-Ma’un Muhammadiyah: Dari Surat Pendek ke Gerakan Sosial Nyata

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Surat Al-Ma’un memuat kritik sosial yang tegas terhadap sikap abai pada anak yatim dan kaum miskin. Al-Qur’an melalui surat pendek ini menegur keras praktik keberagamaan yang berhenti pada ritual tanpa kepedulian sosial. Bagi Muhammadiyah, Al-Ma’un tidak hanya hadir sebagai bacaan ibadah, tetapi menjadi landasan moral gerakan. Teologi Al-Ma’un dan Tafsir Sosial KH […]

  • Adab Sebelum Ilmu: Pesan Tegas Ustadz Adi Hidayat di Era Digital

    Adab Sebelum Ilmu: Pesan Tegas Ustadz Adi Hidayat di Era Digital

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Konsep adab sebelum ilmu kembali menjadi sorotan setelah Ustadz Adi Hidayat (UAH) membahasnya dalam kajian terbaru di kanal YouTube resminya. Warganet ramai membagikan pesan tersebut karena mereka menilai isinya relevan dengan kondisi generasi muda yang hidup di tengah arus teknologi digital. Dalam kajian itu, UAH menegaskan bahwa adab merupakan fondasi utama dalam […]

  • Ngaji After Office Jadi Ruang Aman Pekerja Muda Bandung untuk Rehat Spiritual

    Ngaji After Office Jadi Ruang Aman Pekerja Muda Bandung untuk Rehat Spiritual

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Saat langit Bandung berubah jingga, hiruk pikuk jalan belum sepenuhnya reda. Namun, sebuah masjid kecil di kawasan Buahbatu menghadirkan suasana berbeda. Satu per satu anak muda datang usai bekerja. Beberapa masih mengenakan ID card kantor, sementara yang lain membawa laptop. Rani (24), karyawan startup, menjadi salah satu peserta rutin. Ia mengaku sering […]

  • “Islam dan Budaya: Ritual Keislaman yang Hidup di Tengah Adat Minangkabau”

    “Islam dan Budaya: Ritual Keislaman yang Hidup di Tengah Adat Minangkabau”

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Puluhan wajah, momen, dan ritual lama kembali hidup di sebuah ruangan Galeri Taman Budaya Sumatra Barat, Padang. Sejak 24 Oktober hingga 10 November 2025, budayawan Sumatra Barat Edy Utama menghadirkan Pameran Etnografi Islam di Minangkabau sebagai upaya merekam hubungan sakral antara adat dan Islam yang kini semakin memudar. Pameran ini tidak sekadar […]

  • Sunnah Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari yang Menenangkan Hidup

    Sunnah Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari yang Menenangkan Hidup

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari kembali menjadi rujukan banyak umat Muslim di tengah ritme hidup yang semakin cepat. Banyak orang mulai menyadari bahwa kebiasaan sederhana Nabi Muhammad SAW mampu menghadirkan ketenangan, keteraturan, dan keseimbangan hidup. Tidak sedikit komunitas kajian dan keluarga Muslim yang menerapkan sunnah sebagai pola hidup. Mereka merasakan perubahan nyata, […]

  • Islam di Cina: Menyusuri Jejak dari Guangzhou ke Chengdu

    Islam di Cina: Menyusuri Jejak dari Guangzhou ke Chengdu

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id, Bandung — Di tengah hiruk pikuk kota pelabuhan Guangzhou, Masjid Xianxian berdiri teduh sebagai saksi perjalanan panjang Islam di Cina. Sejak lebih dari 1.300 tahun lalu, masjid ini menjadi pintu masuk penyebaran Islam di negeri Tirai Bambu. Dari Guangzhou, jejak sejarah itu berlanjut ribuan kilometer ke barat hingga Chengdu, memperlihatkan bagaimana Islam tumbuh, beradaptasi, […]

expand_less