Breaking News
Trending Tags
Beranda » Islampedia » Syukur atas Segala Nikmat, Ketika Gratitude Menjadi Terapi Spiritual Modern

Syukur atas Segala Nikmat, Ketika Gratitude Menjadi Terapi Spiritual Modern

  • account_circle superadmin
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

muhammadiyahgoodlife.id, Bandung — Di tengah kehidupan yang bergerak cepat dan penuh tekanan, banyak orang kerap melupakan rasa syukur. Padahal, dalam ajaran Islam, syukur menjadi fondasi kebahagiaan sejati sekaligus penopang kesehatan mental yang seimbang.

Pada dasarnya, syukur tidak berhenti pada ucapan terima kasih kepada Allah SWT. Lebih jauh, syukur hadir sebagai praktik konsisten yang membentuk cara pandang seseorang terhadap hidup. Ketika seseorang mensyukuri apa yang ia miliki—baik kesehatan, keluarga, pekerjaan, maupun tantangan—ia secara sadar mengalihkan fokus dari kekurangan menuju kelimpahan.

Selain itu, temuan penelitian modern tentang gratitude turut menguatkan nilai syukur dalam kehidupan sehari-hari. Peneliti mencatat bahwa orang yang rutin bersyukur cenderung memiliki tingkat stres lebih rendah, kualitas tidur lebih baik, serta hubungan sosial yang lebih hangat. Sejalan dengan itu, Al-Qur’an menegaskan bahwa syukur mendatangkan keberkahan, sementara pengingkaran nikmat justru membawa kerugian.

Lebih lanjut, praktik syukur tidak selalu memerlukan cara yang rumit. Seseorang bisa memulainya melalui jurnal syukur di pagi atau malam hari. Bahkan, berhenti sejenak untuk mensyukuri air minum, makanan di meja, atau napas yang masih mengalir sudah termasuk bentuk ibadah yang kuat dan bermakna.

Di sisi lain, era media sosial sering mendorong rasa iri dan ketidakpuasan. Oleh karena itu, syukur hadir sebagai bentuk perlawanan spiritual. Setiap kali seseorang bersyukur, ia menolak narasi “tidak pernah cukup” dan memilih menerima realitas “cukup serta penuh berkah dari Allah.”

Pada akhirnya, tren gratitude modern sejatinya menghidupkan kembali ajaran yang telah Islam tanamkan sejak berabad-abad lalu. Kedamaian sejati lahir dari hati yang berserah dan senantiasa bersyukur kepada Sang Pencipta.

Maka dari itu, mari memulai hari dengan satu langkah sederhana: bersyukur. Sebab, syukur merupakan ibadah yang mengubah cara pandang hidup dan paling mudah untuk dilakukan kapan saja. ***(IK22/Salma)

  • Penulis: superadmin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milad ke-113 Muhammadiyah Dorong Kesejahteraan Bangsa dari UM Bandung

    Milad ke-113 Muhammadiyah Dorong Kesejahteraan Bangsa dari UM Bandung

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung – Milad ke-113 Muhammadiyah telah berlangsung pada Selasa, 18 November 2025. Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menjadi pusat peringatan nasional dengan mengusung tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa. Acara ini menegaskan konsistensi Muhammadiyah dalam gerakan dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Milad ke-113 Muhammadiyah dan Makna Tema Tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa menegaskan arah perjuangan Muhammadiyah di usia […]

  • Islam di Cina: Menyusuri Jejak dari Guangzhou ke Chengdu

    Islam di Cina: Menyusuri Jejak dari Guangzhou ke Chengdu

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id, Bandung — Di tengah hiruk pikuk kota pelabuhan Guangzhou, Masjid Xianxian berdiri teduh sebagai saksi perjalanan panjang Islam di Cina. Sejak lebih dari 1.300 tahun lalu, masjid ini menjadi pintu masuk penyebaran Islam di negeri Tirai Bambu. Dari Guangzhou, jejak sejarah itu berlanjut ribuan kilometer ke barat hingga Chengdu, memperlihatkan bagaimana Islam tumbuh, beradaptasi, […]

  • Rezeki Sudah Ditentukan Allah, Lalu Mengapa Kita Tetap Harus Berusaha?

    Rezeki Sudah Ditentukan Allah, Lalu Mengapa Kita Tetap Harus Berusaha?

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Dalam Islam, Allah telah menetapkan rezeki setiap makhluk bahkan sebelum manusia lahir. Pemahaman ini sering menenangkan hati. Namun, tidak jarang muncul pertanyaan: jika rezeki sudah diatur, mengapa manusia masih harus bersusah payah berusaha? Konsep rezeki dalam Islam tidak sesederhana menunggu sesuatu datang. Islam mengajarkan keseimbangan antara usaha, doa, dan sikap hidup. Keyakinan […]

  • “Islam dan Budaya: Ritual Keislaman yang Hidup di Tengah Adat Minangkabau”

    “Islam dan Budaya: Ritual Keislaman yang Hidup di Tengah Adat Minangkabau”

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Puluhan wajah, momen, dan ritual lama kembali hidup di sebuah ruangan Galeri Taman Budaya Sumatra Barat, Padang. Sejak 24 Oktober hingga 10 November 2025, budayawan Sumatra Barat Edy Utama menghadirkan Pameran Etnografi Islam di Minangkabau sebagai upaya merekam hubungan sakral antara adat dan Islam yang kini semakin memudar. Pameran ini tidak sekadar […]

  • Bahaya Oversharing di Media Sosial Menurut Islam: Jaga Privasi, Lindungi Aib

    Bahaya Oversharing di Media Sosial Menurut Islam: Jaga Privasi, Lindungi Aib

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung – Media sosial memberi kebebasan bagi setiap orang untuk membagikan informasi. Pengguna membagikan konten dengan berbagai tujuan, mulai dari edukasi, hiburan, pamer karya, hingga sekadar mengabadikan momen harian. Namun, kebebasan ini sering mendorong sebagian orang melakukan oversharing tanpa menyadari risikonya. Oversharing dan Risiko di Media Sosial Kebiasaan membagikan terlalu banyak informasi pribadi dapat […]

  • Benarkah Malam Jum’at Jadi Momen Paling Baik untuk Berdoa? Ini Penjelasan Para Ulama

    Benarkah Malam Jum’at Jadi Momen Paling Baik untuk Berdoa? Ini Penjelasan Para Ulama

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 0
    • 0Komentar

      muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung – Banyak umat Muslim memandang malam Jumat sebagai waktu yang istimewa. Di berbagai daerah di Indonesia, masyarakat memanfaatkan malam ini untuk membaca Surah Yasin, berdoa bersama keluarga, serta memperbanyak zikir. Karena itu, muncul pertanyaan di kalangan umat: benarkah malam Jumat menjadi momen terbaik untuk memanjatkan doa? Sejumlah ulama menjelaskan keutamaan malam Jumat […]

expand_less