Breaking News
Trending Tags
Beranda » Islampedia » Ankle Pants dan Isbal: Tren Fesyen Anak Muda yang Sejalan dengan Ajaran Islam

Ankle Pants dan Isbal: Tren Fesyen Anak Muda yang Sejalan dengan Ajaran Islam

  • account_circle superadmin
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Ankle pants dan isbal kini menjadi topik menarik di kalangan anak muda muslim. Celana dengan potongan di atas mata kaki ini tidak hanya populer karena gaya modern, tetapi juga memicu diskusi keagamaan.

Tren Ankle Pants di Kalangan Anak Muda

Di sejumlah pusat perbelanjaan Bandung, toko pakaian aktif memajang ankle pants sebagai produk unggulan. Anak muda memilih celana ini karena praktis dan mudah dipadukan. Mereka juga merasa nyaman memakainya untuk aktivitas kasual hingga semi-formal.

Modelnya pun beragam. Ada potongan slim, bahan katun ringan, hingga versi cropped. Karena itu, ankle pants cepat diterima sebagai bagian dari gaya harian.

Ankle Pants dan Isbal dalam Perspektif Islam

Popularitas ankle pants mendorong diskusi tentang isbal. Beberapa hadis menjelaskan larangan memanjangkan pakaian hingga melewati mata kaki, terutama bila disertai kesombongan. Hadis riwayat Bukhari dan Muslim sering menjadi rujukan utama dalam pembahasan ini.

  • Rasulullah ﷺ bersabda:

“Apa saja yang berada di bawah mata kaki dari kain (pakaian) maka tempatnya di neraka.”
(HR. Bukhari no. 5787)

  • Dalam hadits lain:

“Tiga golongan yang Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat: orang yang berbuat isbal (memanjangkan kain di bawah mata kaki) karena sombong, orang yang mengungkit-ungkit pemberian, dan orang yang menjual dagangan dengan sumpah palsu.”
(HR. Muslim no. 106)

Sejumlah ulama menganjurkan pria muslim mengenakan pakaian di atas mata kaki sebagai bentuk kesederhanaan. Penjelasan tentang isbal juga bisa ditemukan di laman keislaman seperti rumaysho.com dan muslim.or.id.

Antara Tren dan Nilai Religius

Sebagian muslim muda menilai ankle pants selaras dengan ajaran Nabi. Mereka merasa bisa tampil modern tanpa meninggalkan nilai agama. Di forum daring dan media sosial, banyak pengguna mengaku terbantu dengan tren ini.

Namun, ada pula yang memandang ankle pants sebagai tren fesyen biasa. Menurut kelompok ini, niat dan sikap tetap menjadi faktor utama dalam menjalankan ajaran agama.

Fesyen sebagai Ruang Dialog

Perbincangan tentang ankle pants dan isbal menunjukkan meningkatnya kesadaran anak muda terhadap gaya hidup islami. Fesyen kini tidak hanya soal penampilan, tetapi juga sarana refleksi nilai.

Jika tren ini terus berkembang, ankle pants berpotensi menjadi simbol bagaimana fesyen modern dan ajaran Islam dapat berjalan beriringan. ***(IK22/Ferta)

  • Penulis: superadmin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Keutamaan Sedekah Jumat: “Sekecil Apa Pun, Allah Tetap Catat Pahala Nya”

    Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Keutamaan Sedekah Jumat: “Sekecil Apa Pun, Allah Tetap Catat Pahala Nya”

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Ustadz Adi Hidayat (UAH), ulama dan penceramah yang aktif berdakwah melalui YouTube dan berbagai media digital, kembali mengingatkan umat Islam tentang keutamaan sedekah Jumat. Dalam sejumlah kajian, UAH menegaskan bahwa Allah memberikan pahala atas sedekah di hari Jumat, sekecil apa pun nilainya. Pesan tersebut kembali menarik perhatian publik setelah potongan dakwah UAH […]

  • Syukur atas Segala Nikmat, Ketika Gratitude Menjadi Terapi Spiritual Modern

    Syukur atas Segala Nikmat, Ketika Gratitude Menjadi Terapi Spiritual Modern

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id, Bandung — Di tengah kehidupan yang bergerak cepat dan penuh tekanan, banyak orang kerap melupakan rasa syukur. Padahal, dalam ajaran Islam, syukur menjadi fondasi kebahagiaan sejati sekaligus penopang kesehatan mental yang seimbang. Pada dasarnya, syukur tidak berhenti pada ucapan terima kasih kepada Allah SWT. Lebih jauh, syukur hadir sebagai praktik konsisten yang membentuk cara […]

  • Mantan Gitaris Masuk Pesantren, Reza Afdhal Temukan Makna Baru Lewat Musik

    Mantan Gitaris Masuk Pesantren, Reza Afdhal Temukan Makna Baru Lewat Musik

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Pilihan mantan gitaris untuk masuk pesantren kini menyedot perhatian publik, khususnya di kalangan anak muda muslim. Reza Afdhal (26), mantan gitaris band indie Jakarta, memilih meninggalkan gemerlap panggung musik dan menetap di sebuah pesantren sederhana di Bogor. Di sudut pesantren berlantai semen, Reza kerap memetik gitar akustiknya dengan nada lembut. Suaranya jauh […]

  • Teologi Al-Ma’un Muhammadiyah: Dari Surat Pendek ke Gerakan Sosial Nyata

    Teologi Al-Ma’un Muhammadiyah: Dari Surat Pendek ke Gerakan Sosial Nyata

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Surat Al-Ma’un memuat kritik sosial yang tegas terhadap sikap abai pada anak yatim dan kaum miskin. Al-Qur’an melalui surat pendek ini menegur keras praktik keberagamaan yang berhenti pada ritual tanpa kepedulian sosial. Bagi Muhammadiyah, Al-Ma’un tidak hanya hadir sebagai bacaan ibadah, tetapi menjadi landasan moral gerakan. Teologi Al-Ma’un dan Tafsir Sosial KH […]

  • Adab Sebelum Ilmu: Pesan Tegas Ustadz Adi Hidayat di Era Digital

    Adab Sebelum Ilmu: Pesan Tegas Ustadz Adi Hidayat di Era Digital

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id/, Bandung — Konsep adab sebelum ilmu kembali menjadi sorotan setelah Ustadz Adi Hidayat (UAH) membahasnya dalam kajian terbaru di kanal YouTube resminya. Warganet ramai membagikan pesan tersebut karena mereka menilai isinya relevan dengan kondisi generasi muda yang hidup di tengah arus teknologi digital. Dalam kajian itu, UAH menegaskan bahwa adab merupakan fondasi utama dalam […]

  • Islam di Cina: Menyusuri Jejak dari Guangzhou ke Chengdu

    Islam di Cina: Menyusuri Jejak dari Guangzhou ke Chengdu

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle superadmin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    muhammadiyahgoodlife.id, Bandung — Di tengah hiruk pikuk kota pelabuhan Guangzhou, Masjid Xianxian berdiri teduh sebagai saksi perjalanan panjang Islam di Cina. Sejak lebih dari 1.300 tahun lalu, masjid ini menjadi pintu masuk penyebaran Islam di negeri Tirai Bambu. Dari Guangzhou, jejak sejarah itu berlanjut ribuan kilometer ke barat hingga Chengdu, memperlihatkan bagaimana Islam tumbuh, beradaptasi, […]

expand_less